Apa yang Membuat Kulit Kehilangan Kelembapan?

2 min read

Kehilangan kelembapan kulit termasuk penyebab yang memicu penuaan kulit. Meski tidak secara langsung mengubah kondisi kulit, berkurangnya kelembapan akan menampilkan garis-garis halus, keriput, hingga membuat seseorang tampak lebih tua.

Penyebab hilangnya kelembapan kulit

Hilangnya kelembapan kulit bisa disebabkan oleh bertambahnya usia dan kulit dehidrasi. Seiring bertambahnya usia, fungsi kelenjar kulit menurun sehingga menghasilkan kadar lipid alami yang lebih rendah.

Selain itu, usia yang menua pun membuat tingkat ceramide (senyawa alami yang ada pada lapisan luar kulit) juga berkurang. Hal ini memengaruhi kapasitas pengikatan air pada lapisan kulit.

Dengan begitu, kulit menjadi lebih rentan terhadap cedera dari zat kimia dan sulit untuk sembuh. Hal tersebut menyebabkan kelembapan kulit hilang lebih banyak daripada kulit yang sehat.

Kulit yang mengalami dehidrasi berarti kekurangan kadar air. Kulit dehidrasi menganggu fungsi kulit normal, sehingga menghasilkan sel-sel kulit yang tidak merata dan menumpuk di permukaan kulit, dan tampak kasar dan kusam.

Kelembapan kulit jugalah yang mempertahankan elastisitas stratum korneum (lapisan atas sel kulit), terbuat dari sel kulit mati. Sel ini mengambil air dari faktor pelembap alami, asam amino, dan molekul yang menyerap air dari udara dan menguncinya di dalam sel.

Baca Juga :  Waktu Memandikan Bayi, Sebaiknya Pagi atau Sore Hari?

Dalam iklim yang kering, sel-sel ini membuat lebih banyak pelembap alami untuk tetap melembapkan kulit. Namun, jika lapisan ini mengering, kulit menjadi kencang dan rentan menjadi pecah-pecah.

Selain itu, kulit dehidrasi dapat menyebabkan kulit menjadi gatal, warna kulit yang tidak merata, lingkar bawah mata yang lebih gelap, mata cekung, dan munculnya garis-garis harus atau kerutan di wajah.

Produk Skincare Anti-aging yang Aman untuk Cegah Penuaan Dini

Perbedaan kulit dehidrasi dan kulit kering

Kulit yang mengalami dehidrasi bisa tampak kering, tetapi bukan berarti memiliki jenis kulit kering. Kulit dehidrasi dan kulit kering adalah dua hal yang berbeda.

Kulit dehidrasi merupakan kulit kekurangan air, sementara kulit kering tidak memiliki minyak alami (sebum). Ketika Anda memiliki kulit kering, kelenjar sebasea (kelenjar minyak) tidak menghasilkan minyak alami yang cukup.

Selain itu, kulit kering termasuk tipe pada kulit, sementara dehidrasi merupakan suatu kondisi kulit. Kulit kering juga bisa disebabkan oleh kondisi kesehatan yang mendasarinya, seperti hipotiroidisme.

Jenis kulit dibedakan menjadi kulit normal, kering, berminyak, dan kulit kombinasi. Anda biasanya lahir dengan satu jenis kulit, tapi ini dapat berubah seiring dengan bertambahnya usia dan pergantian musim.

Baca Juga :  Hati-hati, Seks Sambil Tidur (Seksomnia) Itu Bahaya! Bagaimana Mengatasinya?

Kulit Anda biasanya membutuhkan bantuan dengan menambahkan hidrasi melalui krim untuk melindungi dari kehilangan kelembapan lebih lanjut.

Skincare untuk Kulit Kombinasi dan Bahan yang Perlu Dihindari

Tips menjaga kelembapan kulit

Kelembapan kulit bisa tetap terjaga dengan baik jika Anda mengatur pola hidup lebih sehat dan memerhatikan perawatan untuk kesehatan kulit Anda.

Mengisi hidrasi tubuh dengan banyak minum air merupakan cara untuk mencegah terjadinya dehidrasi kulit dan kehilangan kelembapan kulit. Anda bisa mulai dengan minum delapan gelas air per hari.

Tergantung pada berat badan dan tingkat aktivitas Anda, Anda mungkin perlu minum lebih banyak dari ini. Tanyakan pada dokter berapa jumlah yang tepat untuk Anda.

Penting juga untuk tidak minum terlalu banyak air, karena ini dapat menyebabkan hilangnya mineral. Makan sayuran dan buah-buahan yang kaya air juga dapat membantu meningkatkan asupan Anda.

Anda juga dapat menjaga kulit tetap terhidrasi dengan melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup di bawah ini.

  • Batasi minum alkohol.
  • Batasi minum kopi dan sumber kafein lainnya.
  • Berhenti merokok.
  • Olahraga teratur.
  • Isi ulang cairan tubuh setelah olahraga.
  • Tidur dan istirahat yang cukup.
  • Konsumsi sumber makanan nabati lebih banyak, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan.
Baca Juga :  Apakah Pertama Kali Seks Langsung Berisiko HIV/AIDS?

Hilangnya kelembapan kulit dapat membuat kulit menjadi kering. Untuk menghindari hal ini, Anda juga bisa mengoleskan pelembap (moisturizer) kulit yang cocok untuk kulit Anda.

Produk moisturizer untuk kulit bisa ditemukan dalam bentuk krim atau lotion. Pilihlah krim yang sesuai dengan tipe kulit Anda dan berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit Anda.

The post Apa yang Membuat Kulit Kehilangan Kelembapan? appeared first on Hello Sehat.

Loading...
loading...