Berbagai Penyebab Telinga Bau dan Cara Mengatasinya

2 min read

Telinga bau merupakan kondisi yang tidak dapat diabaikan. Pasalnya, kondisi tersebut mungkin adalah gejala penyakit telinga. Sebenarnya, apa yang menyebabkan telinga mengeluarkan bau tak sedap? Bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasan di bawah ini?

Apa saja penyebab telinga bau?

telinga berdenging

Bukan hanya bau badan atau mulut saja yang bisa membuat Anda risih. Bau yang berasal dari bagian telinga pun demikian. Meski terdengar cukup jarang, tapi nyatanya ada beberapa orang yang mengeluhkan mencium aroma aneh pada jari tangannya usai menyentuh bagian telinga.

Nah, coba teliti lagi, satu atau lebih dari beberapa hal ini mungkin jadi penyebab belakang telinga bau:

1. Kurang menjaga kebersihan telinga

Belakang telinga termasuk area tersembunyi yang kadang luput dari perhatian. Anda mungkin terlalu fokus membersihkan bagian tubuh yang lebih mudah terlihat, sehingga melupakan area lain yang tertutup. Bahkan meskipun Anda rutin membersihkan telinga, hanya bagian dalamnya saja yang biasanya dibersihkan tapi tidak dengan bagian luarnya.

Padahal, bagian belakang telinga sangat mudah kotor dan berkeringat. Jika tidak dibersihkan, keringat yang menumpuk ini akan berbaur langsung bersama bakteri. Tak jarang, produksi keringat juga disertai dengan kelenjar minyak (sebum) yang cukup aktif.

Sebenarnya minyak berguna untuk menjaga kulit agar tetap kenyal dan sehat. Dengan catatan, produksinya sesuai batas dan tidak berlebihan. Namun beberapa orang punya kelenjar minyak yang cukup aktif, sehingga jumlah minyak yang dihasilkan justru menumpuk.

Baca Juga :  Kenapa Bisa Muncul Nanah di Tubuh? Bagaimana Cara Mengatasinya?

Terlebih telinga bagian belakang tersusun dari beberapa lipatan, yang memudahkan semua keringat, kotoran, serta minyak untuk bersembunyi hingga akhirnya menimbulkan bau tidak sedap.

2.  Debu dan polusi

Sering beraktivitas di luar ruangan, membuat paparan debu, asap kendaraan bermotor, dan polusi lainnya mudah menempel di tubuh Anda. Termasuk pada area belakang telinga. Semua zat ini lama-lama akan mengendap dan menyumbat pori-pori belakang telinga bersama dengan minyak, keringat, serta kotoran telinga lainnya.

Anda yang punya rambut panjang, sering memakai alat penutup telinga, topi, hingga produk perawatan rambut yang tidak dibersihkan dengan tuntas bisa semakin memperparah sumbatan kotoran pada pori-pori kulit di belakang telinga.

Kondisi inilah yang sangat disenangi mikroba untuk tumbuh dan berkembang biak. Itulah mengapa Anda kemudian menyadari munculnya aroma aneh dari telinga.

3. Kotoran telinga

Alasan lain di balik telinga bau, yaitu karena adanya kotoran telinga, dengan bentuk menyerupai cairan lilin berwarna kuning dan bertekstur lengket. Meski normalnya kotoran telinga ini hanya ada di bagian dalam telinga.

Baca Juga :  Benarkah Diet dengan Chia Seed Bisa Turunkan Berat Badan?

Namun tak jarang, kotoran ini bisa keluar dengan sendirinya hingga kemudian mengarah ke bagian belakang. Akhirnya, timbul bau yang cukup mengganggu.

Tak hanya itu, dikutip dari Cleveland Clinic, bau yang muncul dari dalam telinga menandakan adanya penumpukkan kotoran. Ketika Anda mengalami kondisi yang disebut juga dengan cerumen prop ini, Anda mungkin juga merasakan gejala lain, seperti telinga merasa penuh hingga pusing.

4. Infeksi

Dalam beberapa kasus, infeksi telinga merupakan penyebab telinga bau. Ini karena ulah bakteri dan jamur yang “hobi” hidup dan berkembang di area lembab dan hangat.

Kebiasaan suka menggaruk telinga dengan tangan kotor, penggunaan kacamata, pernah melakukan tindik telinga, dan beberapa kegiatan lainnya yang berkaitan dengan telinga dapat memicu tumbuhnya bakteri dan jamur penyebab bau telinga.

5. Tumor telinga

Tumor telinga atau kolesteatoma biasanya muncul setelah infeksi telinga yang berulang. Ketika infeksi mengarah ke tumor, Anda akan mengalami gejala lain, yaitu terdapat cairan telinga yang berbau busuk dan mengandung darah.

Kolesteatoma biasanya akan terus bertumbuh jika tidak disingkirkan dengan operasi. Jika tidak ditangani, penyakit ini dapat menyebabkan komplikasi berupa kehilangan pendengaran hingga meningitis.

6. Alasan lainnya

Adanya eksim, ruam, serta dermatitis di belakang telinga bisa menyebabkan munculnya iritasi dan kulit kering. Kondisi ini akan membuat Anda menggaruk area belakang telinga, yang akhirnya dapat menimbulkan luka. Bakteri pun jadi lebih rentan hadir dan menetap di sini.

Baca Juga :  Sakit Kepala Saat Cuaca Dingin, Apa Penyebabnya?

Bagaimana cara menghilangkan telinga bau?

cara menggunakan obat tetes telinga

Jangan khawatir dulu, kalau mendadak timbul bau tidak sedap dari bagian telinga. Anda bisa melakukan cara menghilangkan telinga bau berikut ini:

  • Rutin membersihkan seluruh bagian tubuh, termasuk telinga luar dan dalam. Pastikan Anda membilas sampai bersih semua produk perawatan kulit yang digunakan, agar tidak ada yang menyumbat pori.
  • Pakai krim antibakteri, antijamur, maupun anti-peradangan, sesuai dengan anjuran dokter tergantung penyebab awalnya.
  • Jaga agar bagian belakang telinga tetap kering. Usahakan untuk selalu mengelap telinga kapan pun terasa basah guna menghindari kondisi lembab yang bisa memicu tumbuhnya jamur dan bakteri.
  • Penggunaan obat tetes telinga dapat membantu jika kemungkinan ada kotoran telinga berlebih, maupun infeksi telinga yang belum diobati sampai tuntas. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mendapatkan pilihan tetes telinga sesuai kondisi Anda.
  • Pakai minyak esensial, akan membantu untuk menenangkan kulit sekaligus meredakan bau telinga yang membandel.

The post Berbagai Penyebab Telinga Bau dan Cara Mengatasinya appeared first on Hello Sehat.

Loading...
loading...