Bagaimana Membedakan Sinusitis dan Rhinitis?

1 min read

Apa yang menyebabkan hidung tersebut tersumbat padahal Anda tidak sedang pilek atau flu? Beberapa orang mengatakan bahwa itu adalah rhinitis, beberapa menduga itu adalah sinusitis. Apa bedanya sinusitis dan rhinitis?

Berikut beberapa hal yang membedakan.

Penyebab sinusitis dan rhinitis

Sinusitis dan rhinitis terkadang menyebabkan adanya hubungan sebab-akibat. Tersumbatnya saluran pernapasan ketika seseorang memiliki rhinitis, sering kali menyebabkan terjadinya infeksi. Infeksi ini menjadi salah satu penyebab sinusitis.

Rhinitis adalah peradangan yang terjadi pada dinding hidung Anda. Rhinitis terbagi menjadi rhinitis yang disebabkan oleh alergen (hay fever atau allergic rhinitis) dan bukan disebabkan oleh alergen (non-allergic rhinitis).

Rhinitis alergi disebabkan adanya alergen seperti debu dan serbuk sari bunga yang terbawa udara lalu terhirup oleh organ pernapasan Anda. Sedangkan rhinitis non-alergi terjadi karena paparan polutan yang menyumbat hidung Anda, seperti asap rokok, aroma yang terlalu menyengat, hingga suhu yang terlalu dingin.

Sementara sinusitis adalah pembengkakan atau peradangan yang terjadi pada rongga sinus. Pradangan sinus umumnya terjadi karena infeksi yang disebabkan oleh keberadaan bakteri, jamur maupun virus, hingga kondisi saat salah satu bagian hidung berukuran lebih kecil dari bagian yang lainnya (deviasi septum).

Baca Juga :  Amankah Pakai Bawang Putih untuk Mengobati Kutu Air?

Jadi peradangan rhinitis terjadi dalam rongga hidung, sedangkan sinusitis terjadi pada rongga udara yang terletak di belakang tulang pipi dan dahi (sinus).

chlor trimeton chlorpheniramine

Perbedaan gejala

Gejala rhinitis (baik yang allergic maupun yang non-allergic) biasanya dapat dikenali dengan tanda-tanda seperti sering bersin, hidung  terasa gatal, dan hidung memerah yang disebabkan penyumbatan pada hidung hingga akhirnya mengalami iritasi.

Pada allergic rhinitis, gejala-gejala ini timbul sebagai hasil perlindungan diri terhadap alergen (imun tubuh) yang dilakukan oleh senyawa kimia dalam tubuh bernama histamin.

Sedangkan pada sinusitis, setelah mengalami penyumbatan, hidung menjadi wadah yang sesuai bagi kuman untuk tumbuh dan berkembang. Gejala berlanjut dengan munculnya rasa sakit kepala dan keluarnya cairan berwarna kuning kehijauan dari hidung Anda. Hidung yang tersumbat membut Anda kesulitan dalam bernapas dan menghirup aroma seperti biasanya, hingga timbulnya rasa sakit dan pembengkakan pada area mata, pipi, dan kening.

Pengobatan sinusitis dan rhinitis

Berbeda penyebabnya, tentu beda juga penanganannya. Penanganan yang diberikan untuk mengatasi rhinitis umumnya bergantung terhadap seberapa parah gejala yang ditimbulkannya, serta seberapa jauh rhinitis tersebut mengganggu aktivitas Anda.

Baca Juga :  4 Kebiasaan Penyebab Tangan 3K (Kesemutan, Kebas, dan Kram)

Obat antihistamin (penghalang efek antihistamin dalam tubuh) dari apotek dapat menjadi salah satu alternatif solusi allergic rhinitis. Sedangkan obat spray yang mengandung antihistamin dapat digunakan untuk mengatasi non-allergic rhinitis.

Berbeda halnya dengan rhinitis, dalam mengobati sinusitis biasa dilakukan dengan pemberian antibiotik.

The post Bagaimana Membedakan Sinusitis dan Rhinitis? appeared first on Hello Sehat.

Loading...
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *